Home / Blog / Pemanfaatan Fintech Sebagai Upaya Percepatan Bisnis Koperasi

Pemanfaatan Fintech Sebagai Upaya Percepatan Bisnis Koperasi

01/09/2021, 8:19 am

Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki, menyatakan salah satu elemen pilar dari ekonomi digital adalah fintech atau teknologi finansial. Lantaran memberikan akses-akses pembiayaan yang mudah, murah, dan mengoptimalkan teknologi digital. Beliau menyatakan saat ini terdapat 23 juta pelaku UMKM yang masih belum mendapatkan akses pembiayaan perbankan. Ia menyatakan inklusivitas ekonomi menjadi salah satu fitur penting fintech lantaran memberikan kemudahan bagi UMKM dalam mengakses pembiayaan modal kerja.

Cakupan dari fintech sangat luas, seperti pengiriman atau transfer uang, peminjaman, cryptocurrency, investasi, dan termasuk juga badan koperasi. Semua ini dapat dilakukan langsung lewat aplikasi atau software yang tersedia. Pada awalnya orang-orang meyakini bahwa kemunculan fintech dapat mengancam sistem jasa keuangan konvensional. Padahal sekarang telah terbukti sebaliknya, sektor bisnis dan perbankan dituntut agar bisa sama-sama adaptasi dan pastinya berinovasi untuk bisa memeluk dunia digitalisasi sepenuhnya.

Sebagai pengembangan bisnis, pemanfaatan fintech bagi koperasi sangat memudahkan dan mengungtukan. Berikut adalah beberapa penerapan fintech yang bisa dimanfaatkan oleh koperasi. Pertama, transaksi keuangan anggota. Transaksi keuangan anggota koperasi bisa dilakukan dengan aplikasi yang bisa diunduh guna melakukan ini. Termasuk penyetoran simpanan pokok, wajib, yang bisa dikerjakan bebas antre. Pasalnya kemudahan dalam melakukan transaksi bisa dilayani. Biaya yang dikenakan dalam pemanfaatannya bisa menjadi pendapatan koperasi.

Kedua koperasi bisa memanfaatkan fintech dalam mempercepat pengembangan usaha. Seperti penerapan bisnis e-commerce. Pengelola koperasi cukup menyediakan platform market place pada aplikasi yang bisa di unduh para anggota. Isi dari market place berupa produk-produk yang dihasilkan oleh para anggota. Sedangkan bagi anggota yang lain, cukup menjadi reseller. Peraturan dapat disepakati sebelumnya bagi mereka calon pemasok produk dan reseller.

Terakhir, koperasi bisa bekerjasama dengan merchant mitra untuk mendapatkan layanan khusus. Hal ini akan menarik anggota untuk melakukannya. Para merchant mitra akan diuntungkan dengan konsumen dari koperasi. Sebab pengurus dan pengelola koperasi lah yang akan mempromosikan. Selain itu, anggota bisa mendapatkan keuntungan dari kerjasama ini, yakni mendapat layanan khusus serta penambahan pendapatan bagi koperasi. Selain itu diharapkan juga untuk Platform Koperasi Digital Indonesia dapat terus dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk meningkatkan bisnis dan eksistensi koperasi di tengah pandemi